Palembang,detiktvsumsel.co.id
PT Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Grissik LTD., bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagsel, sukses menggelar Edukasi Media 2025 bertema "Sinergi untuk Negeri" Acara ini menjadi forum penting untuk memperjelas tantangan dan kontribusi industri hulu migas kepada media di Sumatera Selatan.Palembang (27/11/2025.
Kepala departemen formalitas komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe'i, menegaskan bahwa industri hulu migas menghadapi dua tugas utama dalam menjawab amanat Presiden,
* Peningkatan Produksi: Menggunakan teknologi canggih seperti Enhanced Oil Recovery (EOR).
* Akselerasi Eksplorasi: Kegiatan mencari sumber daya migas baru harus ditingkatkan.
Safe'i juga menekankan bahwa hulu migas adalah bisnis Resiko Tinggi, di mana Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menanggung penuh dana, teknologi, SDM, dan risiko operasional.
"Ekspektasi ngebor minyak dan gas itu tidak serta-merta tiga pengeboran yang kita lakukan tiga-tiganya dapat. Satu lokasi rig yang dipakai untuk biaya pengeboran bisa mencapai angka $5-6 juta US Dollar. Ketika itu gagal, asetnya menjadi milik negara," jelas Safe'i.
Selain itu, ia menyoroti tantangan izin lahan dan sosial yang semakin kompleks, membutuhkan sinergi kuat dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Pentingnya Akurasi Pemberitaan
Menutup sesi, Safe'i menggarisbawahi pentingnya peran media dalam menciptakan persepsi positif.
"Ilmu tulisan itu hati-hati, akan membawa kita nanti ke mana mana Salah membuat tulisan menimbulkan persepsi negatif bisa menjadi persoalan yang lain ," tutupnya.
Edukasi media ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara industri hulu migas, SKK Migas, dan media massa dalam menyampaikan informasi yang faktual dan konstruktif kepada publik.
Di akhir penyampaian Syafei berharap agar kiranya awak media bisa menjadi mitra strategis SKK Migas dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
"Kami berharap teman teman media Ikut mambantu kami memberikan edukasi bagaimana aturan itu untuk sampai kan pesan pesan itu kepada masyarakat ," Tungkasnya (Red)

