Notification

×

Iklan Lptopt

Iklan Hp

Tag Terpopuler

Bupati Musi Rawas Dinilai "Membeku": Barikade 98 Desak Langkah Nyata Atas Tragedi Kematian Shopia

Minggu, 05 April 2026 | 5:35:00 AM WIB Last Updated 2026-04-05T12:35:55Z
    Bagikan Berita ini



MUSI RAWAS – Detiktvsumsel .co.id
Di tengah gelombang duka dan amarah publik atas kematian tragis Shopia, gadis belia asal Sungai Pinang yang ditemukan tewas di Liku Sembilan, Kepahiang, sikap diam Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menuai kritik pedas. Barikade 98 Musi Rawas secara terbuka mengecam sikap Bupati yang dianggap tidak memiliki empati dan gagal hadir di tengah penderitaan rakyatnya.

Bupati Seperti "Patung", Minim Empati
Ketua Barikade 98 Musi Rawas, Abdul Hamim, menyayangkan sikap dingin pimpinan daerah yang seolah menutup mata terhadap kasus yang telah menjadi perhatian nasional ini.

"Kami sangat menyayangkan sikap Bupati yang dingin dan membeku. Seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Jangankan langkah kemanusiaan untuk membantu keluarga korban yang kini kehilangan tulang punggung dan tidak lagi bekerja karena terpukul, satu helai napas ucapan belasungkawa pun tidak terdengar," tegas Hamim dengan nada tajam.

Gugatan Terhadap Nilai Kemanusiaan
Kritik serupa dilontarkan oleh Sekretaris Barikade 98 Musi Rawas, Rian Oviansyah. Ia mempertanyakan nurani seorang kepala daerah yang seharusnya menjadi pelindung utama masyarakat.

"Jangan seperti patung! Hanya diam membisu. Seorang Bupati punya mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, dan hati untuk merasakan penderitaan rakyat. Di mana nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab jika pemimpinnya hanya menjadi penonton saat warganya dirundung tragedi?" cetus Rian.


Barikade 98 mengingatkan bahwa kehadiran Bupati bukan sekadar soal etika, melainkan mandat konstitusi:
* UUD No. 23 Tahun 2014: Bupati memiliki kewajiban operasional untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat di wilayahnya.
* UU No. 16 Tahun 2011: Pemerintah daerah wajib memfasilitasi bantuan hukum bagi warga miskin untuk menjamin hak konstitusional mereka.
Tuntutan Barikade 98:
* Langkah Kemanusiaan Konkret: Memberikan bantuan materil dan moril kepada orang tua almarhumah Shopia yang kini berada dalam kondisi ekonomi tidak produktif.
 * Pendampingan Hukum: Memastikan pemerintah daerah hadir memfasilitasi proses hukum agar keadilan bagi Shopia ditegakkan seadil-adilnya.
 * Kehadiran Simbolis & Nyata: Bupati diminta segera memecah keheningan dan menunjukkan keberpihakan kepada korban secara terbuka.

"Masyarakat tidak butuh pemimpin yang hanya muncul saat peresmian seremonial. Kami butuh pemimpin yang ada saat rakyat berdarah-darah mencari keadilan. Jangan biarkan luka keluarga Shopia semakin menganga karena pengabaian pemerintahnya sendiri," Tutup Abdul Hamim Dengan Nada Lembut Namun Kritis.
×
Berita Terbaru Update